Scroll untuk baca artikel
Seputar Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Luncurkan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

16
×

Disdukcapil Banda Aceh Luncurkan Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – Kota Banda Aceh kini semakin maju dalam memanfaatkan teknologi dengan meluncurkan program Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang inovatif. Dalam upaya memudahkan akses masyarakat terhadap dokumen-dokumen penting seperti KTP-el dan Kartu Keluarga, Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh bergerak cepat.

Baca Juga :  Ketua Bhayangkari Cabang Subulussalam Kunjungi Dayah dan Salurkan Sembako untuk Korban Banjir

Emila Sovayana, Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Kamis, 14 September 2023, menjelaskan bahwa program revolusioner ini bertujuan untuk memungkinkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan dengan mudah melalui aplikasi digital di smartphone mereka. “Inovasi ini bertujuan untuk merespons perkembangan teknologi dan memberikan kenyamanan kepada warga dalam mengakses layanan kependudukan,” ujarnya.

Table of Contents

Aplikasi IKD ini bukan hanya menghadirkan KTP-el dan Kartu Keluarga dalam format digital, tetapi juga menyediakan akses ke dokumen lain seperti NPWP, BPJS, dan bahkan DPT Pemilu 2024. Bagi warga yang ingin mengaktifkan aplikasi ini, mereka dapat datang langsung ke kantor Disdukcapil di Gedung A Balai Kota Banda Aceh atau ke MPP, di mana mereka akan dipandu oleh petugas yang ramah.

“Ini adalah era baru di mana masyarakat dapat dengan mudah melakukan transaksi pelayanan publik atau privat hanya melalui telepon genggam mereka,” tambah Emila Sovayana.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Gubernur untuk Pondok Pesantren Modern Gontor 8 yang Terbakar

Namun, manfaat IKD tidak berhenti di situ. Aplikasi ini juga memastikan bahwa data kependudukan aktif dan dapat digunakan dalam berbagai layanan publik lainnya. Ini termasuk dalam verifikasi bantuan sosial, pendaftaran sekolah, layanan bandara, perbankan, dan banyak lagi.

Dan yang lebih menarik, ke depannya, dengan melakukan satu kali masuk (single sign-on) ke dalam IKD, masyarakat akan terkoneksi dan terintegrasi dengan berbagai layanan seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, pelayanan sosial, perbankan, pajak, gateway pembayaran, dan lebih banyak lagi.

“Ini adalah langkah menuju era satu data nasional yang sesungguhnya,” tambah Kadisdukcapil Kota Banda Aceh.

Sejak diluncurkan tahun lalu, program IKD ini telah digunakan oleh 5400 orang warga Banda Aceh. Emila Sovayana menargetkan bahwa 43.457 orang atau setara dengan 25% dari masyarakat wajib KTP di Banda Aceh (173.827 orang) akan menggunakan IKD.

Baca Juga :  Siapakah Yang Terpilih? Malam Penobatan Duta Wisata Aceh Besar 2023 Segera Digelar!

Untuk mencapai target ini, pihaknya terus menjalankan berbagai inovasi seperti program “Jemput Bola.” Program ini mendekati pemuda di sekolah-sekolah untuk merekam KTP-el pemula mereka. “Kami memanfaatkan momen ini untuk mendorong para guru untuk membuat IKD. Selain itu, kami juga mendorong OPD jajaran Pemko untuk mengaktifkan IKD, dimulai dari ASN dan selanjutnya untuk warga kota,” ungkap Emila Sovayana dengan semangat.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca