Scroll untuk baca artikel
Seputar Aceh

Iskandar AP, Asisten III Sekda Aceh, Mengakhiri Pelatihan Kepemimpinan Administrator

18
×

Iskandar AP, Asisten III Sekda Aceh, Mengakhiri Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Sebarkan artikel ini
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, memberikan sambutan dan arahan saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II Kota Lhokseumawe dan Angkatan III Kabupaten Aceh Besar, di Aula BPSDM Aceh, Banda Aceh, Kamis (2/11/2023).
Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si, memberikan sambutan dan arahan saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II Kota Lhokseumawe dan Angkatan III Kabupaten Aceh Besar, di Aula BPSDM Aceh, Banda Aceh, Kamis (2/11/2023).

LM – Di penutupan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan II Kota Lhokseumawe dan Angkatan III Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 2 November 2023, Iskandar AP, Asisten III Sekda Aceh, hadir sebagai narasumber utama acara ini, dan ia meninggalkan pesan yang tak hanya berkesan, tetapi juga penting untuk para peserta.

Baca Juga :  Drs Sulaimi MSi Rakor Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman

Dalam sambutannya, Iskandar AP mengucapkan selamat kepada seluruh peserta pelatihan yang telah menyelesaikan program mereka. Dia berharap agar pelatihan ini akan mendorong pelayanan publik menjadi lebih efektif dan efisien di masa mendatang. Iskandar mengakui bahwa peserta PKA yang telah menyelesaikan pelatihan ini sekarang akan dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih besar. Mereka akan kembali ke daerah masing-masing untuk menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh selama pelatihan.

Table of Contents

Sebagai Aparatur Sipil Negara di Aceh, peserta PKA harus menghadapi tantangan yang lebih besar. Masyarakat Aceh dikenal sebagai masyarakat yang egaliter dan sangat memandang semua manusia sama di hadapan Allah. Iskandar memperkuat pesannya dengan mengingatkan bahwa ketakwaan kepada Allah harus menjadi panduan dalam menjalankan tugas mereka.

Namun, Iskandar tidak hanya fokus pada aspek keagamaan. Dia juga menekankan pentingnya nilai sosial dan interaksi sosial dalam pemerintahan. Meskipun teknologi informasi adalah alat yang penting, Iskandar memperingatkan bahwa interaksi sosial langsung dengan masyarakat adalah elemen tak tergantikan.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Mendukung Konferensi Internasional untuk Pembelajaran Sejarah Peradaban Islam

Dia memberikan contoh selama masa pandemi COVID-19, di mana kegiatan dilakukan tanpa tatap muka, mengakibatkan kurangnya interaksi sosial, terutama antara ASN dan masyarakat. Namun, Iskandar menekankan bahwa pertemuan langsung dengan masyarakat adalah hal yang mulia dan dapat membawa dampak yang lebih baik dan lebih bermakna dalam pemerintahan. Oleh karena itu, ia mengingatkan para peserta PKA untuk selalu melakukan interaksi sosial dengan masyarakat.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca