“Jumlah tersebut diperkirakan akan mampu tumbuh 5 kali lipat pada 2030 nanti, dengan nilai mencapai 330 miliar USD. Angka tersebut tentu masih dapat ditingkatkan, apabila jangkauan infrastruktur TIK mampu ditingkat lebih baik lagi sehingga semua daerah di Indonesia nantinya memiliki infrastruktur yang memadai untuk pengelolaan TIK,” terangnya.
Karena itu, Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat itu mengatakan, ketersediaan infrastruktur TIK yang memadai di semua daerah menjadi sangat penting.
Disamping itu, TRH juga menghimbau agar peningkatan infrastruktur TIK ini juga diikuti dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya dalam hal meningkatkan literasi digital masyarakat, sehingga nanti terwujud masayrakat digital dengan infrastruktur yang benar-benar memadai.
“Kami di Komisi I DPR-RI terus mendorong Kemkominfo untuk fokus meningkatkan akselerasi pembangunan infrastruktur TIK sampai ke pelosok negeri,” tuturnya.
Meskipun demikian, pihaknya juga terus mendorong agar program-program peningkatan pemahaman dan wawasan anak bangsa utamanya dalam pemanfaat TIK juga tidak boleh dilupakan.
“Karena persaingan kedepan tidak mudah, makanya kita harus mampu menciptakan SDM bangsa yang handal, cakap dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” pungkas Wakil Ketua Komisi I DPR-RI. [*]












