Sementara itu, ponakan almarhum, Fajar mempertegas bahwa saat muntah darah, Prof Gunawan Adnan belum sempat makan sahur.
“Benar, kejadian di rumah saat sahur, tapi beliau belum sempat makan saat muntah darah,” kata Fajar.
Menurut Fajar, jenazah almarhum disemayamkan di rumah pribadinya, Gampong Peunyeurat, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, dan akan dimakamkan di desa yang sama hari ini juga.
Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Linda dan tiga orang anak.(*)












