Minggu Ketiga
Pada minggu selanjutnya, gejala tipes yang tidak mendapatkan penanganan dengan segera akan menjadi semakin para. Hal tersebut ditandai dengan munculnya gejala berupa demam tinggi, penurunan berat badan, tubuh yang selalu merasa lemas, serta diare dengan feses berwarna kehijauan.
Pada tahapan ini, mual dan muntah masih dapat mengiringi tubuh si penderita. Dalam beberapa kasus, penderitanya juga memungkinkan untuk merasa kebingungan serta gelisah yang parah.
Minggu Keempat
Pada tahapan ini, gejala tipes yang terjadi sebenarnya telah menunjukkan penurunan. Namun tetap saja, sebenarnya tubuh si penderita dari gejala tipes perlu mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat.
Biasanya, mereka yang pernah menderita gejala tipes dapat menjadi pembawa atau carrier dari bakteri penyebab gejala tipes. Hal ini juga tidak menutup kemungkinan bagi dirinya sendiri untuk mengalami gejala tipes yang kambuh pada beberapa waktu mendatang.
Obat Gejala Tipes
Selanjutnya, hal yang perlu diketahui seputar penyakit satu ini ialah obat gejala tipes. Biasanya, tenaga medis akan meracik obat tertentu seperti antibiotik yang berupa ciprofloxacin, azithromycin, amoxicillin, chloramphenicol, quinolone, atau ceftriaxone.
Penggunaan obat tersebut biasanya dilakukan selama 7 hingga 14 hari sejak bakteri menginfeksi tubuh si penderita. Tujuan dari pengobatan dengan antibiotik adalah agar keseluruhan bakteri penyebabnya dapat keluar dari tubuh.
Kemudian, obat gejala tipes yang selanjutnya yakni paracetamol. Secara umum, paracetamol digunakan untuk meredakan demam dan suhu tubuh yang tinggi dari si penderita gejala tipes.












