LM, NEW YORK — Elon Musk dan Jeff Bezos, dua orang terkaya di dunia memberikan sinyal akan ketegangan tentang resesi yang membayangi.
Seperti dilansir dari CNN, Kamis (20/10/2022), Elon Musk menyatakan sedikit lebih optimistis ketika dia berusaha -meski pada akhirnya tidak berhasil- untuk meredakan kekhawatiran Wall Street tentang prospek pertumbuhan Tesla.
Dalam pertemuan dengan analis, Musk memberikan nada percaya diri, mengatakan perusahaan memiliki permintaan ‘sangat baik’ untuk kuartal berikutnya dan bahwa pabrik berjalan dengan kecepatan penuh. Namun dia mengakui permintaan ‘sedikit lebih sulit’ didapat.
Ia juga mencatat Eropa dan China sedang mengalami suasana semacam resesi. Musk juga memperingatkan bahwa Tesla akan gagal mencapai target pertumbuhan penjualannya.
Saham Tesla turun 7 persen pada awal perdagangan Kamis (20/10/2022), meskipun Tesla melaporkan laba yang mendekati rekor pada kuartal ketiga. Analis dan investor semakin khawatir tentang kemampuan Tesla untuk mempertahankan pertumbuhannya dalam menghadapi masalah logistik dan kenaikan inflasi.
komentar dari Musk dan Bezos menambah paduan suara tokoh kuat yang khawatir bahwa ekonomi akan memburuk. Awal bulan ini, Jamie Dimon, Kepala Eksekutif JPMorgan Chase, menakuti seluruh pasar saham dengan mengatakan resesi bisa melanda AS hanya dalam enam hingga sembilan bulan.
Bahkan pesohor dari kalangan non miliarder namun masih masuk jajaran orang kaya AS, Gwyneth Paltrow, mengaku tak bisa tidur nyenyak karena ancaman resesi itu.












