Scroll untuk baca artikel
Seputar Aceh

PKA ke-8 di Aceh Besar Dihiasi Oleh Kehadiran Makhluk Gaib

×

PKA ke-8 di Aceh Besar Dihiasi Oleh Kehadiran Makhluk Gaib

Sebarkan artikel ini
Para pengunjung ikut foto bersama pocong di pameran foto budaya dan wisata dan juga menampilkan pocong dan kuntilanak di teras samping Dekranasda Aceh Komplek Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Sabtu (4/11/2023) malam.
Para pengunjung ikut foto bersama pocong di pameran foto budaya dan wisata dan juga menampilkan pocong dan kuntilanak di teras samping Dekranasda Aceh Komplek Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Sabtu (4/11/2023) malam.

LM – Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 di luar Kabupaten Aceh Besar menjadi sorotan dengan tambahan elemen tak terduga yang mengundang perhatian besar pengunjung. Selain mengusung promosi rempah-rempah dan seni budaya, PKA kali ini mempersembahkan pameran foto budaya dan wisata yang dihiasi oleh kehadiran pocong dan kuntilanak yang menakutkan. Sabtu malam, 4 November 2023.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Hadiri PKA ke-8 di Banda Aceh

Koordinator pameran foto budaya dan wisata Aceh Besar, Mariadi, mengungkapkan bahwa kehadiran pocong dan kuntilanak ini telah berhasil mengejutkan dan mengundang minat banyak pengunjung. Bahkan, keramaian yang dihasilkan oleh makhluk gaib ini sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi pameran.

Meskipun wajah pocong dan kuntilanak cukup menyeramkan, banyak pengunjung ternyata tidak bisa menahan rasa ingin tahu dan menguji nyali mereka. Seorang pengunjung, Wahyuni (21), mengaku awalnya terkejut melihat pocong dan kuntilanak tersebut, tetapi akhirnya berani berfoto bersama mereka bersama beberapa temannya. “Pertama, kami takut karena penampilan pocong dan kuntilanak yang cukup seram. Namun, karena ada teman, kami akhirnya memberanikan diri untuk berfoto bersama mereka,” ujar Wahyuni.

Baca Juga :  Soal Stunting, Pemkab Aceh Besar Gelar Desiminasi Audit Kasus

Pengalaman serupa juga dialami oleh Desi (22), yang juga terkejut dengan tawa kuntilanak yang menyeramkan dan aksi loncat pocong. “Saat itu, saya hampir terkejut oleh pocong dan tawa kuntilanak, tetapi setelah dipandu oleh panitia, akhirnya saya dan teman-teman berani berfoto bersama mereka,” tambahnya.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca