Menhaj Moch Irfan Yusuf memastikan layanan haji terus berjalan hingga kloter terakhir tiba di Indonesia pada 1 Juli 2026.
LINI MEDIA – Meski puncak ibadah haji 1447 Hijriah telah berakhir, pemerintah menegaskan pelayanan kepada jemaah Indonesia masih jauh dari selesai. Kementerian Haji dan Umrah kini mengalihkan fokus penuh pada proses pemulangan puluhan ribu jemaah yang masih berada di Arab Saudi hingga seluruh kloter tiba dengan selamat di Tanah Air.
Penegasan tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf setibanya di Indonesia bersama sebagian Tim Amirul Hajj setelah menuntaskan tugas pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Arab Saudi.
Menurut Menhaj, hingga Senin (8/6/2026), sebanyak 120 kelompok terbang (kloter) atau 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Indonesia. Angka tersebut menandai dimulainya fase krusial pasca-puncak haji yang kini menjadi perhatian utama pemerintah.
“Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter atau 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah seluruh tahapan penyelenggaraan haji secara umum berjalan sesuai harapan. Tentu masih ada sejumlah kekurangan yang menjadi bahan evaluasi, namun itu akan menjadi bagian dari upaya perbaikan layanan ke depan,” ujar Menhaj di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (8/6/2026).
Pemerintah memastikan seluruh perangkat pelayanan tetap bekerja penuh selama masa pemulangan. Fase keberangkatan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dijadwalkan berlangsung hingga 15 Juni 2026, sebelum jemaah gelombang kedua bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan persiapan kepulangan.










