Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan pataka oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh Tgk H Faisal Ali (Lem Faisal) kepada Ketua Tanfidziyah PCNU Banda Aceh, Abati Aulia.
Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab PCNU) Kota Banda Aceh XIV sebelumnya telah resmi menetapkan Abati Aulia sebagai Ketua Tanfidziyah dan Tgk H. Sulaiman Qari sebagai Ketua Syuriah untuk periode kepemimpinan 2025-2030.
Atas pelantikan tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran PCNU Banda Aceh Masa Khidmat 2025–2030.
“Alhamdulillah, malam ini kita sedang menyaksikan lahirnya amanah baru. Amanah yang insya Allah akan dijalankan dengan penuh keikhlasan untuk melayani umat, memperkuat dakwah, membina generasi, menjaga persatuan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kota Banda Aceh,” ujar Illiza.
Illiza mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh memandang keberadaan Nahdlatul Ulama bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan Islam, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, berakhlak, dan harmonis.
“Karena itu saya berharap Nahdlatul Ulama terus mengambil bagian yang semakin besar dalam menyukseskan Program Kekhususan Aceh, menjadi pelopor dakwah yang menyejukkan, memperkuat pendidikan Islam, membimbing generasi muda, serta menjaga persatuan umat,” katanya.












