Scroll untuk baca artikel
Nasional

Menlu Arab Saudi: Pelegalan Sembilan Permukiman Tepi Barat Ilegal

55
×

Menlu Arab Saudi: Pelegalan Sembilan Permukiman Tepi Barat Ilegal

Sebarkan artikel ini
Pemandangan pemukiman Yahudi Tepi Barat Eli, Selasa, 14 Februari 2023. Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich pada hari Selasa menepis kritik Amerika terhadap pembangunan pemukiman baru di Tepi Barat. Menlu Arab Saudi: Pelegalan Sembilan Permukiman Tepi Barat Ilegal

LM –  RIYADH — Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan berpendapat keputusan Israel untuk melegalkan sembilan permukiman di Tepi Barat yang diduduki adalah langkah ilegal yang akan semakin memicu ketegangan.

“Pengumuman oleh Israel tentang pencaplokan sembilan permukiman ini (adalah) tindakan ilegal yang terang-terangan yang hanya akan meningkatkan (dan) mengobarkan ketegangan dan memperumit situasi,” kata Pangeran Faisal, dilansir dari Al Arabiya, Rabu (15/2/2023).

Table of Contents

Pangeran Faisal berbicara selama konferensi pers bersama dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell dan ketua Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit di Brussels. Selain menangani hubungan Saudi dengan UE, pertemuan tersebut berfokus pada pengumuman Israel baru-baru ini dan cara untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di Timur Tengah sejalan dengan Prakarsa Perdamaian Arab.

Inisiatif Perdamaian Arab, yang dibuat Arab Saudi pada 2002 adalah proposal untuk mengakhiri konflik Arab-Israel. Liga Arab mendukung rencana perdamaian di KTT Beirut pada tahun yang sama.

Pekan lalu, Israel mengumumkan akan melegalkan sembilan pos terdepan Tepi Barat dan melaporkan rencana untuk melanjutkan pembangunan 10 ribu unit permukiman. Langkah Israel mengikuti ketegangan antara Israel dan Palestina dan terjadi setelah sejumlah serangan di Yerusalem timur.

Pangeran Faisal mengatakan pertemuan tripartit datang pada waktu yang sangat penting mengingat perkembangan berbahaya di Palestina baru-baru ini dan terutama pengumuman oleh Israel ini. Ia menekankan sangat penting untuk terus fokus pada menemukan jalan menuju perdamaian.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca