LM – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersiap untuk menggelar mega event dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Hari Guru Nasional, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2023.
Asisten III Setdakab Aceh Besar, Jamaluddin SSos MM, bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bahrul Jamil, S.Sos, MSi, secara antusias mengumumkan rencana peringatan HUT yang akan dilaksanakan pada Rabu, 29 November 2023, di Lapangan Bungoeng Jeumpa, Kota Jantho. Rabu, 15 November 2023.
Dalam upacara peringatan yang direncanakan, akan ada sejumlah agenda menarik yang tidak hanya menyajikan momen kebersamaan, tetapi juga memberikan apresiasi kepada para guru yang menjadi tulang punggung pendidikan di Aceh Besar.
1. Upacara Resmi di Lapangan Bungoeng Jeumpa:
Acara akan dimulai dengan upacara resmi pada pukul 08.00 WIB. Dipastikan hadir tidak hanya pegawai di lingkup Pemkab Aceh Besar tetapi juga Pengurus PGRI dari tingkat kabupaten hingga kecamatan. Keseruan acara ini dijamin akan melibatkan seluruh peserta.
2. Donor Darah Massal:
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, diadakan kegiatan donor darah massal. Setidaknya 500 pendonor dari kalangan guru diharapkan dapat menyumbangkan darahnya untuk kepentingan kemanusiaan.
3. Lomba Mewarnai Tingkat Guru TK:
Untuk mengekspresikan kreativitas anak didik, diadakan lomba mewarnai tingkat guru TK. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan antar guru dan siswa.
4. Penghargaan dan Apresiasi:
Puncak acara akan ditandai dengan pemberian penghargaan dan apresiasi kepada para guru yang telah berdedikasi tinggi dalam memberikan pendidikan terbaik untuk generasi muda Aceh Besar. Pj Bupati akan secara langsung memberikan penghargaan ini, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah setempat terhadap peran strategis para pendidik.
Kadisdikbud Aceh Besar, Bahrul Jamil, menyatakan harapannya bahwa peringatan ini akan menjadi momentum evaluasi bagi guru-guru di daerah tersebut. “Momen ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai langkah peningkatan kapasitas guru untuk kemajuan pendidikan Aceh Besar,” kata Bahrul Jamil. Dengan program pendidikan unggulan yang mendukung penciptaan generasi muda yang islami dan berbasis teknologi, Bahrul Jamil berharap semua guru dapat menjadi pionir dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
“Guru merupakan pejuang terdepan untuk pendidikan anak negeri. Mereka harus memiliki kapasitas yang baik sebagai tenaga pendidik. Oleh karena itu, peringatan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga harus dimaknai sebagai wujud perbaikan nyata dalam dunia pendidikan,” ungkap Bahrul Jamil.
Ketua PGRI Aceh Besar, Agus Jumaidi S.Pd M.Pd, turut memberikan tanggapan positif terkait mega event ini. Dengan penuh semangat, Agus menyatakan bahwa PGRI akan turut serta dalam peringatan HUT HGN, PGRI, dan KORPRI dengan melibatkan 3.000 hingga 4.000 pengurus PGRI. Selain itu, 500 guru diharapkan menjadi pendonor darah dalam kegiatan donor darah massal.
“Kami akan ikutsertakan ribuan pengurus PGRI pada upacara tersebut, serta melibatkan 500 pendonor darah. Ini adalah wujud partisipasi dan dukungan dari para pendidik terhadap acara besar ini,” kata Agus Jumaidi.
Tidak hanya berfokus pada peran guru sebagai pendidik, Agus Jumaidi juga menyoroti peran penting Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mendukung keberhasilan acara ini. “PGRI mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mendukung agar suksesnya pelaksanaan agenda tahunan ini,” tambahnya.[red]












