Scroll untuk baca artikel
Seputar Aceh

Drs Sulaimi MSi, Hadir di Closing Ceremony Roadshow Bus KPK

×

Drs Sulaimi MSi, Hadir di Closing Ceremony Roadshow Bus KPK

Sebarkan artikel ini
Sekda Aceh Besar Sulaimi menghadiri Closing Ceremony Roadshow Bus KPK & Road to Hakordia 2023 dan pekan raya UMKM Aceh yang ditutup secara resmi oleh Deputi Pendidikan dan peran serta masyarakat Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Wardiana.
Sekda Aceh Besar Sulaimi menghadiri Closing Ceremony Roadshow Bus KPK & Road to Hakordia 2023 dan pekan raya UMKM Aceh yang ditutup secara resmi oleh Deputi Pendidikan dan peran serta masyarakat Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Wardiana.

LM – Di Gedung Balee Meuseuraya Aceh, Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Drs Sulaimi MSi, turut hadir dalam acara puncak “Closing Ceremony Roadshow Bus KPK & Road to Hakordia 2023″ dan sekaligus pekan raya UMKM Aceh. Acara tersebut secara resmi ditutup oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Wawan Wardiana, dalam sebuah malam yang penuh inspirasi. Sabtu malam, 11 November 2023.

Baca Juga :  Aceh Besar Gencar Sosialisasi Sertifikasi Produk Halal untuk Pelaku Usaha

Sulaimi, yang mewakili kepemimpinan Aceh Besar, memberikan apresiasi tinggi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas penyelenggaraan kegiatan monumental ini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya luar biasa, tetapi juga strategis dalam melibatkan masyarakat secara langsung.

Table of Contents

“Roadshow Bus KPK & Road to Hakordia 2023 bukan hanya sebuah acara, tetapi merupakan upaya nyata untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sadar akan bahaya korupsi. Sosialisasi ini menjadi pondasi dalam mencegah korupsi sejak dini,” ujar Sulaimi dengan penuh semangat.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Bersama Bulog Pastikan Kualitas dan Ketersediaan Beras Untuk Bantuan KPM

Menurutnya, pentingnya sosialisasi anti korupsi tidak hanya terbatas pada memahami hukum, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai integritas. “Kami yakin, dengan pencegahan sejak dini, kita bisa membentuk masyarakat yang jauh lebih kuat dan bersih dari korupsi,” tambahnya.

Sulaimi juga menyoroti peran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menekankan komitmen terhadap pendidikan anti korupsi. “Pemkab Aceh Besar terus berkomitmen melalui implementasi Pendidikan Anti Korupsi kepada peserta didik. Langkah ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi,” jelas Sulaimi.

Baca Juga :  Papdesi Aceh Konsolidasi untuk Mewujudkan Gampong yang Mandiri

Dalam kesempatan tersebut, Sulaimi tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga mengekspresikan harapannya. “Harapan kita bersama adalah agar budaya anti korupsi dan kesadaran masyarakat dapat terus berkembang. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan aturan dan bebas dari perilaku korupsi,” ucap Sulaimi penuh optimisme.

Tidak hanya itu, kehadiran Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, sebagai penutup acara memberikan makna tersendiri. Wawan memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta yang hadir, mengingatkan betapa pentingnya peran setiap individu dalam memberantas korupsi.

Baca Juga :  Karhutla Merebak di Aceh Besar, Pj Bupati Ajak Warga Tidak Membakar Lahan untuk Usaha Tani

“KPK tidak bisa berjalan sendiri. Keterlibatan masyarakat, termasuk pemerintah daerah, sangat diperlukan. Semua pihak harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi tumbuhnya praktik korupsi,” tegas Wawan Wardiana.

Acara penutupan ini juga diramaikan oleh persembahan seni budaya Aceh dan berbagai atraksi lainnya, menandai akhir dari rangkaian kegiatan yang telah melibatkan berbagai elemen masyarakat. Puncak acara sekaligus menandai dimulainya pekan raya UMKM Aceh yang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Aceh.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca