Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban Chairil Anwar diketahui keluar rumah sejak Senin 13 Juni 2022 pagi kemarin dan akhirnya ditemukan meninggal dunia di aliran sungai Krueng Aceh. Saat itu, juga ada warga lain yang melihat korban berjalan ke arah sungai.
“Saat keluar rumah diketahui korban mengenakan celana dalam bermotif batik yang sama persis saat jasad korban ditemukan, korban juga memiliki bekas luka di dagu sebelah kanan,” katanya.
Pihak keluarga, lanjut Ryan, tak mengetahui pasti maksud dan tujuan korban keluar dari rumah saat itu. Menurut mereka, korban meninggalkan rumah tanpa menggunakan kendaraan.
“Keluarga mengaku korban tidak ada riwayat penyakit apapun serta tidak mengalami gangguan kejiwaan. Namun, sejak enam bulan terakhir keluarga sering melihat korban sesekali berprilaku tempramen, mudah terpancing emosi atau marah dan suka menyendiri,” paparnya.
“Saat ini jasad korban pun telah dikebumikan,” lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang ini.
Sementara itu, ayah korban yakni Anwar Daud mengaku bahwa anaknya tak berada di rumah selama dua malam terhitung sejak Senin kemarin.
Dirinya pun menerima informasi melalui rekaman video warga tentang jasad tak dikenal yang ditemukan di aliran sungai Krueng Aceh. Dari situlah, pihak keluarga mencari tahu siapa korban yang ditemukan.
“Oleh karena itu kami datang ke Polresta Banda Aceh untuk mengecek, ternyata benar bahwa yang bersangkutan adalah anak kami,” ucap Anwar.
“Kami pun berterima kasih kepada pihak kepolisian Polresta Banda Aceh serta yang lainnya karena telah membantu segala sesuatunya,” tambah dia.












