Pada Jumat, Juru bicara Pentagon Brigadir Jenderal Patrick Ryder mengatakan balon udara itu telah mengubah arah dan sekarang melayang ke arah timur sekitar 18.300 meter di atas pusat Amerika Serikat dan menunjukkan kemampuan untuk bermanuver. Dia mengatakan kemungkinan akan kembali berada di seluruh kawasan udara AS selama beberapa hari lagi.
Pengungkapan Pentagon tentang kemampuan manuver balon secara langsung menantang pernyataan China tentang balon yang diterbangkan keluar jalur.
Pada konferensi pers dengan menteri luar negeri Korea Selatan, saat ia berkunjung pada hari Jumat (3/2/2023), Blinken mengatakan dia telah memberi tahu Wang Yi, direktur Komisi Pusat Luar Negeri China, bahwa insiden pada malam perjalanannya adalah “tindakan tidak bertanggung jawab” oleh China, tetapi Washington tetap berkomitmen untuk terlibat dan dia akan berkunjung ketika kondisi memungkinkan.
Blinken mengatakan dia tidak akan menentukan tanggal kapan dia akan pergi ke China dan fokusnya adalah menyelesaikan insiden saat ini. “Langkah pertama adalah mendapatkan aset pengawasan, keluar dari ruang udara kita,” katanya, seraya menambahkan bahwa Amerika Serikat akan terus mempertahankan jalur komunikasi terbuka dengan China.
Ketua Partai Republik Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat, Michael McCaul, mengatakan balon itu seharusnya tidak diizinkan masuk wilayah udara AS dan bisa saja ditembak jatuh di atas air.
“Saya menyerukan kepada pemerintahan Biden untuk segera mengambil langkah-langkah untuk mengeluarkan balon mata-mata China dari wilayah udara AS,” katanya dalam sebuah pernyataan(Republika.co.id)












