Scroll untuk baca artikel
Internasional

Uni Eropa Larang Tisu Toilet Asal Rusia

64
×

Uni Eropa Larang Tisu Toilet Asal Rusia

Sebarkan artikel ini

LM – Uni Eropa (UE) kembali lagi menjatuhkan sanksi kepada Rusia, kali ini blok perdagangan dan politik itu melarang peredaran produk-produk kebersihan asal Rusia dari sabun dan produk pencukur hingga tisu toilet dan parfum.

Bukan itu saja, tapi beberapa produk impor lain seperti minyak juga akan kena batasan harga di UE.
Sanksi yang disetujui pada Rabu lalu di Ibu Kota Belgia, Brussel adalah sanksi kedelapan yang diberikan UE kepada Rusia sejak invasinya ke Ukraina pada Februari lalu.

Table of Contents

Sanksi baru ini ini juga terjadi setelah referendum yang dilakukan Rusia atas 4 wilayah Ukraina beberapa hari lalu.

“Kami tidak menerima referendum palsu dan segala bentuk pencaplokan di Ukraina, dan kami bertekad untuk membuat Kremlin membayar eskalasi lebih lanjut ini,” ujar Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, seperti dilansir Russia Today, Rabu (28/9).

Menurut Leyen, sanksi ini akan membuat Rusia rugi sebesar USD 6,7 miliar atau Rp 102 triliun.

Kantor berita Politico menjelaskan sanksi ini membuat warga UE tidak dapat menggunakan produk-produk kecantikan atau make-up, pencukur, parfum, benang gigi, sabun, dan tisu toilet produksi Rusia.

Keputusan Leyen menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia terjadi beberapa hari setelah perusahaan tisu toilet Jerman, Hakle bangkrut karena tingginya harga energi dan bahan dasar tisu.

Sebelumnya Hakle dan beberapa perusahaan lain meminta pemerintah Jerman untuk membatasi harga energi di UE. Namun Jerman tidak mampu mengendalikan itu dan dengan adanya kebocoran 2 pipa gas Nord Stream pada Senin lalu, maka harga energi di UE diprediksi kembali meningkat.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca