Scroll untuk baca artikel
DPRK

Zulkasmi Ingin Banda Aceh Jadi Kota Para Penghafal Al-Qur’an

×

Zulkasmi Ingin Banda Aceh Jadi Kota Para Penghafal Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

Linimedia.id – Anggota Komisi I DPRK Banda Aceh dari Fraksi Demokrat, Zulkasmi, memiliki harapan besar agar Banda Aceh tidak hanya dikenal sebagai ibu kota Provinsi Aceh, tetapi juga menjadi kota yang melahirkan para penghafal Al-Qur’an dari setiap gampong.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, ia mendorong Baitul Mal Kota Banda Aceh menghadirkan program Satu Gampong Satu Hafiz Al-Qur’an yang dibiayai melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Menurut Zulkasmi, program tersebut akan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter Islami.

Selain mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, langkah itu juga dinilai mampu memperkuat identitas Banda Aceh sebagai kota yang menjunjung tinggi syariat Islam.

“Kita berharap program Satu Gampong Satu Hafiz Al-Qur’an dapat menjadi salah satu program unggulan Baitul Mal Banda Aceh. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, program ini juga akan melahirkan lebih banyak hafiz dan qari-qariah yang dapat menjadi kebanggaan Kota Banda Aceh,” ujar Zulkasmi di Banda Aceh, Selasa (3/6/2026).

Ia menilai dana ZIS yang dikelola Baitul Mal seharusnya tidak hanya difokuskan pada bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk program yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, setiap gampong di Banda Aceh diharapkan memiliki kader-kader penghafal Al-Qur’an yang nantinya dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

Selain penguatan pendidikan keagamaan, Zulkasmi juga meminta Baitul Mal meningkatkan program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu.

Sebagai mitra kerja Baitul Mal, Komisi I DPRK Banda Aceh menilai kebutuhan rumah layak huni masih cukup tinggi sehingga perlu menjadi perhatian pada tahun anggaran mendatang.

“Kita juga berharap program pembangunan rumah layak huni pada tahun depan dapat ditingkatkan. Ini penting agar upaya pengentasan kemiskinan di Kota Banda Aceh berjalan lebih maksimal dan masyarakat kurang mampu dapat memiliki tempat tinggal yang layak,” katanya.

Baca Juga :  Teuku Iqbal Dorong UMKM Banda Aceh Manfaatkan Peukan Raya Ramadhan

Politisi Demokrat yang berasal dari daerah pemilihan Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng itu menegaskan Baitul Mal harus terus menghadirkan berbagai inovasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, lembaga tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pengelola zakat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan umat yang mampu menjawab persoalan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

“Kita berharap Baitul Mal terus berinovasi menghadirkan program-program yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Banda Aceh. Dana ZIS yang dikelola harus mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan pendidikan keagamaan, dan pengurangan angka kemiskinan,” pungkasnya.[***]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca