Scroll untuk baca artikel
Seputar Aceh

Babinsa di Aceh Utara Cek Ketersediaan Pupuk dan Obat Pertanian

×

Babinsa di Aceh Utara Cek Ketersediaan Pupuk dan Obat Pertanian

Sebarkan artikel ini
Babinsa Koramil 05/Stb Kodim 0103/Aceh Utara Cek Ketersediaan Pupuk dan Obat Pertanian.
Babinsa Koramil 05/Stb Kodim 0103/Aceh Utara Cek Ketersediaan Pupuk dan Obat Pertanian.

LMBabinsa Koramil 05/Stb Kodim 0103/Aceh Utara, Sertu Ansori, mengambil inisiatif untuk memastikan ketersediaan pupuk dan obat pertanian di toko-toko di Pasar Keude Bayu, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (14/11/2023). Tindakan ini memperlihatkan keterlibatan nyata Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, dengan fokus khusus pada pupuk bersubsidi.

Baca Juga :  Masyarakat Antusias Sambut Tradisi Seumeuleung di Lamno, Aceh Jaya

“Sertu Ansori mengungkapkan bahwa, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak hanya ketersediaan pupuk, tetapi juga untuk memeriksa harga bahan pertanian dengan fokus pada pupuk bersubsidi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa stok dan harga di toko pertanian sesuai dengan alokasi kebutuhan di wilayahnya,” ujar Sertu Ansori.

Table of Contents

Dalam langkah-langkahnya, Babinsa tidak hanya mengonfirmasi ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian, tetapi juga memastikan distribusinya berjalan dengan lancar dan adil. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah adanya penyimpangan yang mungkin terjadi dalam rantai distribusi, sehingga para petani dapat dengan mudah mengakses pupuk yang diperlukan untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

Baca Juga :  Bentuk Sinergisitas, Polres Aceh Besar Buat SIM Secara Kolektif untuk TNI

Dalam wawancara terpisah, Danramil 05/Stb Kapten Arh I Wayan Ardibawa memberikan konfirmasi bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan rutin yang dilakukan oleh para Babinsa di wilayah binaan. “Para Babinsa selalu melakukan pemantauan ketersediaan bahan-bahan pertanian untuk mengetahui stok yang ada di toko-toko pertanian, terutama yang berkaitan dengan alokasi kebutuhan kelompok tani di wilayah tersebut,” ungkap Kapten Ardibawa.

Beliau menambahkan bahwa Babinsa diharapkan dapat lebih aktif dalam program pendampingan pertanian, melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait, dan bertindak cepat jika ada kendala dalam sektor pertanian di wilayah mereka. “Terjunnya para Babinsa ini sebagai bagian dari upaya khusus pendampingan ketahanan pangan, mendukung dan mensukseskan pencapaian swasembada pangan yang diprogramkan oleh pemerintah,” tambah Danramil.

Baca Juga :  Perubahan Lintasan Ujian Praktik SIM di Aceh

Aksi Babinsa ini bukan sekadar pengawasan, tetapi juga bentuk dukungan konkret terhadap para petani. Dengan melakukan pengecekan secara berkala, mereka dapat memberikan informasi yang akurat kepada pemerintah daerah terkait ketersediaan dan distribusi pupuk serta obat-obatan pertanian di pasar lokal. Hal ini membantu mencegah potensi kelangkaan dan spekulasi harga yang dapat merugikan para petani.

Keberhasilan program ketahanan pangan nasional tidak hanya tergantung pada produksi pertanian yang cukup, tetapi juga pada distribusi yang efektif dan adil. Babinsa, sebagai ujung tombak di lapangan, memiliki peran penting dalam memastikan bahwa setiap tahap distribusi, mulai dari produsen hingga petani, berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca