“Pihak berwenang di beberapa negara bagian India melakukan kekerasan terhadap Muslim sebagai semacam hukuman ringan,” kata Direktur Asia Selatan di Human Rights Watch, Meenakshi Ganguly, dalam laporan tersebut.
“Pejabat yang secara terang-terangan mengabaikan aturan hukum mengirimkan pesan kepada publik bahwa Muslim dapat didiskriminasi dan diserang,” lanjutnya.
Sementara partai oposisi dan aktivis hak asasi manusia India mengatakan, kekerasan dan diskriminasi terhadap penduduk Muslim meningkat sejak Modi menjabat pada 2014.
Dalam beberapa bulan terakhir, pihak berwenang di negara bagian yang dikelola BJP telah menghancurkan belasan rumah dan bisnis pria Muslim yang dituduh melakukan kekerasan sektarian. Sedangkan menurut para kritikus itu merupakan tindakan pembalasan dan hukuman kolektif terhadap masyarakat. Pejabat yang mengawasi pembongkaran ini mengatakan bangunan itu dibangun secara ilegal.(Republika.co.id)












