LM – BANDA ACEH – Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, bersama mitra kerjanya Bulog, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas ESDM dan lainnya, Selasa (21/3/2023) besok menggelar Pasar Tani di Lampineung, di lokasi Pasar Tani lama, depan Kantor Distanbun Aceh.
“Untuk Pasar Tani kali ini, jenis barang yang dijual tidak terfokus pada bahan pangan, seperti beras, minyak goreng dan telur. Tapi ikan dan gas elpiji tabung 3 Kg, juga dipasarkan sesuai harga HET,” kata Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah kepada Serambinews.com, Minggu (19/3) di Banda Aceh.
Cut Huzaimah mengatakan, setiap menjelang bulan suci Ramadhan permintaan kebutuhan pangan dan bahan bakar rumah tangga, seperti gas elpiji tabung isi 3 Kg meningkat cukup tinggi, yang diikuti dengan kenaikan harga yang sangat mahal.
Gas elpiji tabung isi 3 Kg, yang masih disubsidi pemerintah, harganya di luar pangkalan mencapai berkisar Rp 30.000 – Rp 35.
Sementara harga pangkalannya ditetapkan Pertamina dan penyalurnya hanya antara Rp 18.000 – Rp 20.000/Kg.
Untuk menekan laju kenaikan harga barang yang dibutuhkan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Aceh melalui berbagai dinasnya, melakukan kegiatan Pasar Murah dan Pasar Tani, guna pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan menjual harga barang yang terjangkau dan wajar.
Tujuannya pertama untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, dengan harga yang wajar, agar tidak terjadi keresahan di lingkungan masyarakat.
Kedua untuk menekan laju angka inflasi bulan Maret 2023 di berbagai daerah, yaitu Kota Banda Aceh, Meulaboh, Lhokseumawe dan lainnya.












