Linimedia.id-Banda Aceh mempercepat transformasi digital pelayanan kesehatan dengan meluncurkan aplikasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Meuraxa pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh 35 peserta yang terdiri dari perwakilan Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, dalam pembukaan kegiatan menekankan pentingnya dukungan sumber daya manusia dalam mengoperasikan RME. “Implementasi RME harusnya memperbaiki pencatatan dan pengelolaan data pasien, meningkatkan mutu layanan kesehatan, dan mendorong efisiensi dalam sistem,” ujarnya.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan praktik langsung mengenai penggunaan aplikasi, mulai dari pendaftaran pasien hingga pengelolaan resep. Pelatihan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga untuk mempersiapkan petugas terlatih di setiap Puskesmas.
Namun, peserta juga dihadapkan pada beberapa tantangan yang diidentifikasi selama simulasi, antara lain masalah jaringan internet dan integrasi aplikasi. Dinas Kesehatan berharap bahwa dengan pelatihan ini, semua kendala dapat diatasi demi implementasi RME yang optimal di seluruh Puskesmas.
[Red]












